75 Tahun PT Rutan Membangun Solusi Pangan Indonesia

75 Tahun PT Rutan Membangun Solusi Pangan Indonesia

Tujuh puluh lima tahun merupakan angka yang cukup panjang untuk membuktikan eksistensi suatu perusahaan dalam berkarya. Sejak kehadirannya pada 3 Agustus 1942 di Malang, Jawa Timur, PT Rutan telah berkontribusi dalam bidang manufaktur, produksi, perdagangan, dan distribusi, khususnya produksi mesin-mesin pertanian pratanam hingga pascapanen lengkap.

“Kami bisa bertahan selama ini karena dukungan bantuan bimbing an, dan kerja sama yang baik bapak-ibu dealer dan para pelanggan setia,” kata Budi Iskandar, Presiden Direktur PT Rutan dalam sambutannya pada Dealer & Prefered Customer Gathering 2017 PT Rutan yang disampaikan Paul Supangat, Direk tur Pemasaran dan Operasional PT Rutan di Jakarta, Sabtu (16/9).

Berkelanjutan

Sejalan dengan program swasembada pangan pemerintah, menurut Budi, kebutuh an alat dan mesin pertanian sangat besar. “Kesempatan dan pang sa pasar terbuka lebar bagi kita semua. Kita bisa sukses meraih kesempatan memenuhi kebutuhan pasar,” lanjutnya pada perayaan ulang tahun ke-75 PT Rutan.

Selama manusia membutuhkan pangan, bisnis di bidang pertanian akan terus berjalan dan tidak akan mati. Karena itu, Budi berharap dapat terus menjalin sinergi dan kerja sama yang baik serta saling menguntungkan dengan para dealer dan pelanggan. Budi Santosa, Komisaris PT Rutan menambahkan, saat ini Rutan sudah memasuki generasi ketiga dengan lebih dari 4.000 karyawan yang berkantor di Jakarta, Medan, Palembang, Lampung, Semarang, hingga Makassar.

Apa yang telah dicapai Rutan sejauh ini, sambungnya, ada lah karunia Tuhan yang harus disyukuri. Agar terus berkelanjutan, Rutan Group dimiliki dan dikelola oleh korporasi. “Karena manusia punya umur tapi perusahaan tergantung siapa yang meneruskan. Biar semua berjalan dengan baik dan perusahaan berjalan menurut hukum.

Sekalipun kami yang memulai dan membesarkan, kami rela silakan dilanjutkan babak berikutnya,” imbuh Budi yang berpandangan ke depan.

Visi dan Inovasi

Bertepatan dengan ulang tahun ke-75 itu, PT Rutan juga menerbitkan biografi Rutan Group berjudul Dunia Milik Penabur. Buku yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ini diharapkan bisa menjadi rujukan terutama ba gi dunia pendidikan dan menjadi teladan bahwa membangun, mempertahan kan, dan mengembangkan suatu bisnis itu sama sekali tidak mudah.

“Tapi dengan kecintaan dan visi di masa depan, itu akan bisa dilaksanakan,” tandas Titi Prapti Utami, sang editor. Mengambil tema country yang bermakna umur panjang dan suasana santai, Rutan pun merilis video profil dengan mengusung semangat baru yang lebih membara. Perayaan ulang tahun berlangsung di dua tempat sekaligus, yaitu Surabaya dan Jakarta.

Setelah pemotongan tumpeng, acara diisi dengan ramah tamah dan makan malam bersama, hiburan, dan pembagian doorprize untuk pa ra dealer dan pengusaha penggilingan beras. Selain itu, Rutan memamerkan dua tipe mesin pemanen padi (combine harvester) model Dewi Sri. Menurut R. M. Andre Adriano, Project Manajer PT Rutan, mesin panen tipe baru ini telah melalui serangkaian riset dan sangat cocok dengan kontur lahan pertanian Indonesia.

Andre berharap alat panen bertenaga kecil ini bisa mendukung Indonesia swasembada alat dan mesin pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *